My stories
Monday, March 9, 2020
Sunday, January 26, 2020
KULINER SUMATERA UTARA
1. Anyang Pakis

Di provinsi Sumatera Utara tepatnya di kabupaten Asahan, terdapat makanan khas daerah tersebut yang dinamakan dengan anyang pakis. Makanan khas Sumatera Utara ini dibuat dari tanaman pakis atau tanaman paku kemudian diberi bumbu tambahan berupa kelapa hasil penyangraian. Sekilas tampilannya mirip dengan urapan, namun penggunaan kelapa sangrai yang mirip serundeng menjadi pembeda antara keduanya. Padahal walau ditilik lebih lanjut, bumbu yang digunakan sangatlah mirip, yakni ada daun jeruk, bawang merah, ketumbar, dan serai.
2. Bika Ambon
Nama bika ambon yang disematkan pada makanan daerah Sumatera Utara ini dikarenaken dia adalah olahan bika yang sedikit dimodifikasi dengan jalan Ambon sebagai tempat pertama kali dijual dan dibuatnya makanan ini. Jalan Ambon sendiri bukanlah jalan di kota Ambon-nya Maluku, melainkan ada sendiri di Medan. Untuk lebih memperjelasnya, bika ambon merupakan sejenis kue yang dibuat dari adonan berupa tepung, santan, gula, dan kuning telur, namun nantinya akan difermentasi dengan menambah air nira. Penggunaan air nira kelapa itulah yang membuatnya berbeda dan menjadi produk baru khas dari ibukota Sumatera Utara, Medan.3. Bihun Bebek

Di Medan terdapat sebuah kedai yang sederhana namun punya olahan bernama Bihun Bebek Asie yang disebut-sebut sebagai olahan bihun bebek paling mahal seantero Medan. Harga satu porsinya saja bisa mencapai 60 ribu rupiah lebih, padahal hanya berisi satu mangkuk bihun dan daging bebek saja. Tapi tunggu dulu, karena ada harga ada kualitas, pada satu mangkuknya, bihun bebek yang juga dikenal dengan nama bihun bebek kumango ini terdapat suwiran daging bebek yang melimpah bercampur kuahnya yan super enak. Belum lagi rasa bihunnya yang khas menjadikannya tidak ada duanya di dunia ini.
4. Soto Udang

Terdapat cerita unik dibalik ditemukannya soto udang, karena olahan soto ini ditemukan secara tak sengaja oleh para penjual soto. Awalnya soto daging sapi adalah yang pertama dibuat dan dijual, namun kalangan Buddha dan Hindu di sana tidak mau mengonsumsi daging sapi. Sebagai gantinya daging ayam menjadi alternatif, namun ternyata lambat laun diberi tambahan udang di dalam satu porsinya agar rasanya semakin enak. Kini soto udang disajikan dengan suwiran ayam bakar dengan rasa kuah yang gurih dan ada aroma ayam bakar yang tercium harum.
5. Kari

Kari bukanlah olahan dari Asia Tenggara, melainkan dari Asia Selatan tepatnya dari India dan kini telah meluas ke Indonesia. Namun karena telah lama masuk Indonesia, terjadi pergantian bumbu-bumbu, sehingga kari akan terasa Indonesia banget. Tercatat makanan yang juga disebut dengan kare ini memiliki rempah berupa ketumbar, merica, kunyit, jintan, cabai, paprika bubuk, kapulaga, kayu manis, cengkeh, adas manis, bunga lawang, daun salam koja, dan kelabet. Biasanya kari akan disajikan bersama dengan kuah dibarengi dengan isian berupa sayur, daging, bahkan bihun.
KULINER ACEH
1. Ayam Tangkap

Ayam tangkap. Foto oleh anakjajan
Seperti namanya, Ayam Tangkap adalah kuliner yang berbahan dasar ayam. Ayam ini lalu dibumbui dengan bermacam rempah seperti daun temurui, bawang merah, bawang putih, dan cabai hijau. Daun temuruinya biasanya disajikan dalam jumlah banyak sehingga terlihat seperti ayam yang tertangkap. Ini alasan mengapa ayam ini diberi nama Ayam Tangkap.
Ayam Tangkap bisanya disajikan dengan bumbu kecap dan nasi yang masih hangat dengan ukuran satu ayam utuh. Harga per paketnya bisanya dibanderol seharga Rp 60 ribu per ekor. Bisa dinikmati oleh 4-5 orang.
Kita bisa menikmati Ayam Tangkap ini di RM Aceh Rayeuk, RM Cut Dek dan RM Hasan.
2. Mie Aceh

Mie Aceh memang wajib dicicipi saat ke Banda Aceh. Foto oleh @mieaceh_stasiuncikini
Nama kuliner Banda Aceh satu ini memang sudah tidak asing lagi di telinga karena di berbagai daerah banyak yang menjualnya.
Mie Aceh di kota asalnya disajikan dengan irisan daging dan seafood yang digoreng bersama dengan mie yang ukurannya cukup besar dan tebal dan bumbu yang beragam. Wisatawan dapat merasakan kuliner ini di RM Mie Razali di Peunayong.
Meskipun kita sudah pernah mencicipi Mie Aceh di daerah lain tapi janganlah lupa mencicipi kuliner Mie Aceh langsung di Banda Aceh.
3. Kuah Beulangong

Kuah Beulangong. Sumber foto
Kuah Beulangong bisa diartikan sebagai Kari khas Aceh. Kuliner satu ini merupakan kuliner khas Aceh Besar. Beulangong sendiri merupakan sebuatan warga Aceh untuk menyebut sebuah belangga besar yang digunakan untuk memasak kari ini.
Aroma kuliner ini sangat sedap karena menggunakan bumbu dan rempah-rempah yang beragam. Yang membedakan kari khas Aceh ini dengan yang lain adalah kuahnya tidak menggunakan santan melainkan menggunakan kelapa yang diparut dan dioseng bersama bumbunya.
Biasanya Beulangong disajikan dengan potongan daging ayam, sapi, atau kambing dan es timun yang segar yang juga dijual di rumah makan yang bisa membantu wisatawan menetralisir kadar kolesterol.
4. Kuwah Pliek U

Kuwah Pliek U. Sumber foto
Kuwah Pliek U merupakan kuliner yang memiliki visual mirip dengan gulai. Bedanya, gulai khas Aceh ini dilengkap dengan daun dan buah mlinjo, kacang panjang, kacang tanah, daun singkong, daun pepaya, dan daun kecombrang. Kadang bahkan diberi chu atau sejenis siput sungai.
Kuliner ini dulunya adalah kuliner kerajaan di Aceh tapi kini sudah menyebar menjadi kuliner yang bisa dinikmati oleh siapapun.
Biasanya kuliner ini disajikan saat ada acara besar seperti hajatan.
Baca juga: Ke Banda Aceh? Ini rekomendasi penginapan nyaman di Banda Aceh.
5. Ikan Kayu

Ikan Kayu di Aceh biasanya diawetkan dan di bawa oleh-oleh wisatawan. Sumber
Ikan Kayu merupakan kuliner yang sudah cukup lama menjadi makanan yang dinikmati oleh masyarakat Aceh. Kuliner ini disebut ‘eungkot keumamah’ dalam bahasa Aceh. Biasanya disajikan bersama gulai khas Aceh.
Ikan ini harganya terjangkau dan bisa menjadi buah tangan untuk keluarga di rumah karena harganya terjangkau dan tahan lama hingga setahun. Kuliner ini bisa ditemukan di berbagai toko oleh-oleh di Aceh.
Sunday, January 19, 2020
KULINER JAWA TIMUR
Bakso Malang

Salah satu makanan khas Jawa Timur yang sangat terkenal dan juga digemari oleh masyarakat secara luas adalah bakso Malang. Ya, ini adalah salah satu olahan bakso yang begitu menjadi legenda di kawasan Jawa Timur. Seperti namanya, bakso ini pada awalnya berasal dari daerah Malang, Jawa Timur.
Namun, dalam perkembangannya, bakso ini mulai tersebar dan tersedia di berbagai kota di Indonesia yang tentu akan memudahkan Anda untuk mendapatkan panganan ini meskipun tidak berada di Jawa Timur. Nah, apa yang menarik dari jenis bakso ini adalah campuran yang digunakan dalam menu tersebut.
Salah satu yang paling mencolok adalah kuah yang cukup bening dan berbeda dari kuah bakso pada umumnya. Selain itu, ada pangsit yang renyah di mana akanmenambah cita rasa dari bakso tersebut.
Gado-Gado

Siapa yang tidak kenal dengan makanan yang satu ini? Ya, gado-gado adalah salah satu makanan khas Jawa Timur yang cukup terkenal. Makanan ini berisi beberapa jenis sayuran, tempe, kentang, tahu dan ketupat. Setelah itu, semua bahan ditambahkan guyuran saus kacang yang sangat lezat.
Sebagaimana diketahui, saus kacang adalah salah satu saus khas Jawa Timur yang seringkali ditambahkan untuk makanan. Nah, dengan guyuran saus kacang ini, cita rasa makanan khas Jawa Timur akan sangat terasa. Bumbu yang sangat terasa membuat masyarakat umum –bahkan asing, menyukai menu tradisional saat ini.
Menu ini cenderung cukup mudah ditemukan di beberapa titik di Jawa Timur. Jika dilihat dari apa saja yang ada di dalam menu ini, gado-gado sangat cocok sebagai menu makan siang spesial Anda.
Nasi Tumpang

Pernahkah Anda mendengar menu makanan yang satu ini? Nah, nasi tumpang juga masuk dalam salah satu makanan khas Jawa Timur yang sangat terkenal dan sangat lezat. Di Jawa Timur, masyarakat sangat menyukai makanan khas ini dan sering menjadi panganan dalam jamuan adat.
Asal makanan khas ini sebenarnya berasal dari Kediri namun kini sudah tersebar di daerah lain di kota-kota Jawa Timur. Anda bahkan juga mungkin menemukan menu nasi tumpang ini di luar Jawa Timur, sehingga Anda tidak perlu pergi jauh dari rumah Anda.
Apa yang menarik dari menu ini adalah sambal yang diberikan di atas nasi dengan cara ditumpang. Nah, sambal yang ditambahkan dibuat dari tempe busuk yang ditambah dengan suwir ayam dan cabai. Rasa sambal yang unik membuat masyarakat penasaran dan mencari panganan tradisional yang satu ini.
Soto Lamongan

Salah satu makanan khas Jawa Timur yang sangat terkenal selanjutnya adalah Soto Lamongan. Bagi Anda pecinta masakan soto, maka Soto Lamongan bisa menjadi salah satu menu soto yang masuk dalam favorite Anda.
Seperti namanya, makanan khas Jawa Timur berasal dari wilayah Lamongan. Hanya saja, kini soto yang satu ini sudah banyak terdapat di berbagai daerah, bahkan di luar Jawa Timur. Hanya saja, mungkin akan lebih afdal jika Anda berkunjung ke Jawa Timur untuk merasakan menu ini dari origin-nya.
Nah, apa yang menarik dari menu soto ini adalah rasanya yang khas. Soto dibuat dengan campuran koya yang dibuat dari bawang putih dan kerupuk udang. Selain itu, soto biasanya ditambahkan dengan daging sapi dan irisan telur yang membuatnya semakin lezat. Penasaran? Coba saja!
Rawon

Rawon juga masuk salah satu makanan khas Jawa Timur yang sangat populer karena kelezatannya. Bagi Anda pecinta masakan daging sapi, maka rawon merupakan menu yang sebaiknya Anda coba. Di Jawa Timur sendiri, rawon menjadi salah satu bagian adat untuk disajikan pada menu makanan acara pernikahan.
Namun secara umum, sudah cukup banyak tersedia warung-warung makanan yang menyajikan menu daging satu ini. Nah, sebagaimana dijelaskan di awal bahwa bahan utama makanan ini adalah daging. Daging sapi yang diiris kemudian ditambahkan dengan sayuran, taoge, bawang goreng dan kemudian ditambah guyuran kuah cokelat yang lezat.
Rasa kuah rawon berbeda dengan kuah gulai karena lebih hitam dengan bahan keluwek dan tidak terlalu kental. Dalam penyajiannya, rawon disajikan dengan nasi putih hangat, potongan telur ayam dan tambahan kerupuk. Salah satu makanan khas Jawa Timur ini sangat cocok untuk menu makan siang atau makan malam.
KULINER JAWA TENGAH
Lumpia Semarang

Jika Anda berada di kawasan Semarang tidak lengkap rasanya jika melewatkan waktu untuk mencoba lumpia khas Semarang. Lumpia adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah yang sudah sangat terkenal. Asal makanan ini memang dari Semarang meskipun kini sudah banyak menyebar di daerah lainnya.
Camilan khas ini dibuat dengan menggunakan tepung terigu yang dibentuk menjadi kulit. Setelah itu, kulit tersebut akan membungkus beberapa pilihan isi lumpia, seperti sayuran, udang, telur dan ayam. Menikmati lumpia yang hangat lengkap dengan cabai rawit yang pedas pasti akan sangat menggugah selera!
Tahu Petis

Tahu petis adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah yang juga cukup terkenal dan populer di berbagai kalangan masyarakat. Seperti namanya, makanan khas ini adalah paduan dari tahu dan petis. Biasanya, makanan ini dijadikan camilan nikmat untuk rapat atau sekadar menikmati waktu luang.Nah, panganan ini dibuat dengan bahan dasar tahu pong. Setelah itu, tahu digoreng hingga cukup kering.
Kemudian, dalam penyajiannya, tahu akan disiram dengan saus petis yang berwarna hitam. Selain disiram, beberapa penjual makanan khas Jawa Tengah ini menggunakan petis sebagai isian tahu.
Telur Asin

Makanan ini umumnya dibuat dengan bahan dasar telur bebek yang sudah mengalami proses direndam larutan garam hingga rasanya berubah menjadi asin.
Namun, tahukah Anda jika sebenarnya telur asin adalah makanan khas Jawa Tengah? Nah, telur asin awalnya berasal dari daerah Brebes, Jawa Tengah. Daerah ini menjadi sentra penghasil telur asin terbesar di Jawa Tengah. Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Brebes tanpa membeli telur asin khas daerah tersebut.
Mendoan

Siapa yang tidak kenal dengan camilan yang satu ini? Mendoan masuk dalam salah satu gorengan paling terkenal di Indonesia.
Namun, sebenarnya, gorengan legendaris ini berasal dari Jawa Tengah. Ya, awalnya, makanan khas Jawa Tengah ini banyak ditemukan di daerah Purwokerto dan Banyumas.Di daerah tersebut, mendoan memang disebut dengan nama yang berbeda, salah satunya adalah tempe kemul.
Jika Anda berkunjung ke daerah ini, maka akan banyak penjual mendoan yang menjajakan dagangannya. Bahkan, ada produksi tempe khusus untuk mendoan yang siap pakai.
KULINER
Sunda adalah suku atau kelompok etnis yang berada di bagian barat pulau Jawa, Indonesia. Berbicara mengenai makanan khas Sunda, pasti masyarakat langsung berpikiran tentang dominasi rasa yang manis. Padahal, kuliner yang berasal dari tanah Sunda tidak hanya dikuasai oleh cita rasa yang manis, tetapi juga ada cita rasa lain seperti gurih asin, asam segar, dan pedas menggigit.
1. Nasi Timbel

Nasi timbel termasuk makanan yang terkenal di tanah air. Tapi tahukah kamu darimana asal nasi timbel? Nasi timbel adalah makanan khas Sunda yang mempunyai cita rasa yang kuat dan unik, sangat identik dengan masakan orang Sunda. Di Sunda, nasi timbel mempunyai banyak versi sehingga banyak orang yang kadang bingung ingin mencoba nasi timbel versi yang mana.Pada awalnya, nasi timbel adalah hidangan yang disiapkan untuk para petani untuk dimakan saat beristirahat. Tapi sekarang, nasi timbel disajikan untuk semua orang. Penyajian ikon dari makanan khas Sunda ini biasanya di dalam daun pisang. Di warung-warung makan, nasi timbel juga disajikan menggunakan wadah umum seperti piring. Ada berbagai lauk untuk menemani nasi timbel yang pulen antara lain seperti ikan asin, pepes ikan, empal, ayam goreng, tawes, dan japuh. Tidak lupa juga terdapat lalapan serta sambal untuk menambah nilai tradisionalnya.
2. Nasi Liwet

Selain nasi timbel, Sunda juga punya makanan khas yang terkenal di banyak kota-kota di Indonesia. Makanan tersebut adalah nasi liwet yang sudah tidak asing di lidah masyarakat luas. Nasi liwet ini mempunyai dua versi. Versi pertama berasal dari Solo, sedangkan versi keduanya dari Sunda. Ada perbedaan dari kedua versi nasi liwet. Di Solo, nasi liwet dibuat dengan santan dan dihidangkan bersama labu siam yang dimasak dengan santan. Sedangkan di Sunda tidak menggunakan santan dalam proses masaknya.
Nasi liwet sebagai makanan khas Sunda mempunyai cita rasa yang gurih meskipun tidak menggunakan santan. Rasa gurih yang dimiliki oleh nasi liwet diperoleh dari hasil penggunaan bumbu-bumbu rempah khas Indonesia seperti batang serai, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, jambal roti, daun kemangi, dan daun salam. Nasi liwet umumnya disantap bersama ikan asin sebagai menu pelengkapnya. Sebagian orang juga menyantap nasi liwe dengan sayur asem, ikan bagar, atau gorengan tahu tempe.
3. Nasi Tutug Oncom
Dari namanya saja, makanan khas Sunda satu ini sudah pasti beraromakan tradisional. Nasi tutug oncom atau orang Sunda menyebutnya sangu tutug oncom, disingkat T.O, adalah sajian nasi yang diaduk dengan oncom goreng atau oncom bakar. Nasi tutug oncom paling enak apabila disajikan dalam keadaan hangat. Di Jakarta dan kota-kota lain, ada cukup banyak warung makan khusus menyajikan nasi tutug oncom dengan berbagai variasi lauk pauk.
Nasi tutug oncom ini sebetulnya adalah makanan khas Tasikmalaya. Makanan ini dinamakan tutug karena dalam bahasa Sunda mempunyai arti menumbuk. Jadi proses mengaduk dan menumbuk nasi dengan oncom di Sunda dikenal dengan nama tutug oncom. Nasi tutug oncom bisa disajikan bersama lauk pendamping seperti tahu goreng, tempe goreng, ayam goreng, lalapan sayur, dan sambal terasi.
4. Karedok

Di Jakarta, banyak sekali penjual karedok. Karena hal tersebut banyak orang mengira kalau karedok adalah makanan khas Betawi, padahal bukan. Karedok adalah makanan khas Sunda yang mempunyai kemiripan dengan gado-gado. Karedok menyajikan berbagai sayuran dengan saus kacang tanah dengan kepedasan yang bisa menggugah selera.
Sayur-sayuran yang digunakan untuk membuat karedok cukup beragam, seperti timun, tauge, kacang-kacangan, terong hijau kecil, kubis, basil, dan beberapa jenis sayuran lagi yang bisa ditambahkan sesuai selera pembuatnya. Ada perbedaan antara gado-gado dengan karedok. Kalau gado-gado menggunakan sayuran yang sudah direbus, karedok memakai sayuran yang masih mentah. Di Sunda, orang juga menyebut karedok dengan nama lotek atah yang berarti lotek mentah. Karedok paling enak disantap bersama nasi panas, tempe, tahu, dan kerupuk.
5. Lotek

Lotek dan karedok adalah makanan khas Sunda yang juga mirip dengan gado-gado milik Jakarta. Tapi kalau berdasarkan tampilan dan bahan pembuatan, lotek lebih cenderung mirip dengan pecel khas Jawa. Di Sunda, lotek menjadi makanan yang digemari banyak masyarakat. Kalau kamu lagi berada di Jawa Barat, jangan sampai melupakan makanan yang juga menggunakan berbagai macam sayur-mayur ini.
Lotek sendiri menggunakan sayur mayur yang tak jauh berbeda dengan gado-gado, seperti kangkung, kembang kol, dan tauge. Sayur mayur yang telah dicacah akan disiram dengan bumbu kacang yang ditambahkan dengan kentang rebus yang sudah ditumbuk dan kencur sehingga membuat rasanya menjadi lebih unik. Lotek biasanya dihidangkan bersama potongan lontong dan menu pelengkap kerupuk udang.
Tuesday, August 14, 2018
Arak Obor ASIAN GAMES 2018
Ini Rute Kirab Obor Asian Games di Banten
views: 4.131

SERANG - Obor Asian Games 2018 akan singgah di tiga daerah di Provinsi Banten pada tangga 9-10 Agustus 2018 mendatang. Sejumlah persiapan dilakukan untuk kirab obor di Kota Cilegon, Kabupaten Serang dan Kota Serang.
Sekretaris Dispora Banten, Ai Dewi Suzana, mengatakan, Banten akan terlintasi api obor Asian Games 2018 pada 9-10 Agustus 2018 dan akan singgah di tanah jawara melalui Pelabuhan Merak dan berakhir di Museum Banten.
Setibanya di Pelabuhan Merak, Api Obor Asian Games 2018 rencananya akan tiba di diarak menuju kota Cilegon dengan disambut Plt Wali Kota Cilegon Edi Aryadi.
"Selanjutnya api obor akan dibawa ke perbatasan Cilegon dan Serang. Di situ akan disambut Bupati Serang dilanjutkan menuju objek wisat Tasikardi," ujar Ai Dewi kepada wartawan, Rabu (25/7/2018).
Sekretaris Dispora Banten, Ai Dewi Suzana, mengatakan, Banten akan terlintasi api obor Asian Games 2018 pada 9-10 Agustus 2018 dan akan singgah di tanah jawara melalui Pelabuhan Merak dan berakhir di Museum Banten.
Setibanya di Pelabuhan Merak, Api Obor Asian Games 2018 rencananya akan tiba di diarak menuju kota Cilegon dengan disambut Plt Wali Kota Cilegon Edi Aryadi.
"Selanjutnya api obor akan dibawa ke perbatasan Cilegon dan Serang. Di situ akan disambut Bupati Serang dilanjutkan menuju objek wisat Tasikardi," ujar Ai Dewi kepada wartawan, Rabu (25/7/2018).

"Nantinya Pak Gubernur (Wahidin Halim) yang akan menyambut api obor di Museum Banten, kesenian dan kebudayaan Banten pun akan dipertunjukan," ucapnya.
Selama arak-arakan obor Asian Games, INASGOC telah menunjuk artis ibu kota dan mantan atlet untuk mendampingi. Diharapkan, masyarakat Banten ikut memeriahkan pawai obor Asian Games tersebut dengan menonton langsung.
"Api Obor Asian Games selanjutnya akan dibawa ke Purwakarta, Jawa Barat untuk diarak pada tanggal 10 Agustus," katanya.
Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Banten Rumiah Kartoredjo menambahkan, pihaknya telah menyiapkan 20 atlet berprestasi Banten, yang akan ditugaskan untuk membawa api obor saat melintasi Banten.
"Kami diminta 20 atlet berprestasi oleh INASGOC yang nanti ditugaskan untuk membawa api obor Asian Games selama diarak kelling di Banten," katanya. (Baca juga: Tanah Para Jawara Sambut Asian Games 2018)
Subscribe to:
Posts (Atom)